Selasa, 28 Februari 2017

27.09.2016 / 15:18 WIB



Aroma cemara terhirup manis
Melewati setiap organ tubuh dengan indahnya
Nikmat syukur selalu dirasa
Bibir tersenyum otomatis
Bunga bermekaran mengembang di hati
Warna warni layaknya cahaya membias
Membentuk pelangi dengan anggun nan cantik
Kau tau ku menatapmu dengan cinta
Dengan harap penuh usaha dan doa
Wahai engkau yang tidak pernah terlewatkan
Disetiap kata dalam doaku

12.08.2016 / 14:20 WIB



Wahai hatiku, maafkanlah aku
Yang mengotorimu dengan prasangka buruk
Wahai mulutku, maafkanlah aku
Yang mengotorimu dengan ucapan buruk
Wahai fikiranku, maafkanlah aku
Yang mengotorimu dengan panjangnya anganku
Maafkanlah aku yang penuh khilaf  ini wahai jiwa yang ku sayangi
Karena kamulah aku

27.06.2016 / 11:22 WIB



Hai..
Dirimu yang ada di fikirku
Saat ingin ku tertidur
Saat ku terbangun
Dirimu yang ku sebut dalam doa
Saat hatiku tenang dalam wajah tersenyum
Saat hatiku bersedih dalam mata nan kian basah
Dirimu yang ku tau ada di langit yang sama
Dirimu yang ku tau ada di arah angin yang sama
Dirimu yang ku tau ada di dalam bumi yang sama
Hai..

25.05.2016 / 14:32 WIB



Hijau pudar menguning
Merah pudar menjingga
Sikap pudar tidak perduli
Jarak akan memacu sang pudar datang
Tapi doa akan mudah mengalahkannya
Tanggal terus bertambah
Akan berkurang jika batas ditemui
Rindu searah dengan tanggal
Namun ku tak ingin dia menemui batas
Aku memang akan berusaha tak membatasi
Tapi skenario sang Tuhan masih menjadi rahasia
Rahasia yang kau dan aku pun masih meraba

19.04.2016 / 14:28 WIB



Aruna menjingga
Senja pun menjingga
Kering berangin
Hujan pun berangin
Langit malam memang gelap
Pagi mendung pun terlihat gelap
Kini daun yang menghijau mulai menguning
Air bening pun kini mulai berwarna
Bumi memang terus berputar
Dan perubahan menjadi teman bertumbuh